Kamis, 12 Maret 2020

Six!



Dari : Aku
Untuk : Kamu


Hai kamu,
Terimakasih untuk 6 bulannya.
Akuu tau bukan hal mudah untuk bertahan dengan segala sifat ku dan juga butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi segala tingkahku.
Terimakasih memilih untuk tetap tinggal denganku.
Maaf aku masih suka membuat mu menangis.
Tapi inilah aku dengan segala kekurangan ku, belum bisa menjadi yang terbaik namun aku tidak perlu berpura pura baik untuk mendapatkankanmu.
Aku rasa sudah cukup, aku tak ingin panjang lebar menjabarkan nya, karna dari semua pernyataan diatas aku hanya ingin memberi tahu, bahwa aku sangat menyayangimu.
Baca selengkapnya

Sabtu, 14 Desember 2019

Should I


maaf jika makin kesini aku semakin banyak menuntut
aku semakin mengekangmu dan tidak memberikan celah untuk orang lain meski hanya sekedar ingin mengenalmu
ketahuilah, seperti inilah aku saat sudah benar benar menjatuhkan hati
kamu bilang ingin mengetahui tentangku lebih jauh bukan
seperti ini lah aku, tak pernah suka saat hal yang kusukai diusik
seharusnya tidak boleh begini bukan
padahal aku sudah tau kita tak bisa seperti ini terus
harusnya aku mendukungmu bukan haha
tapi maaf aku tidak pernah bisa melakukan nya saat kau masih menjadi milikku
egois memang tapi mau bagaimana mana lagi aku memang sangat tidak menyukainya
haruskah aku menyudahi nya saja?
tolong, aku lemah akan satu hal itu beritahu apa yang harus aku lakukan agar semua terlihat benar
when they ask who hurt you and the answer is 'me'


Baca selengkapnya

Kamis, 05 Desember 2019

Your Day


NB : jangan mual dulu ya baca tulisan ini haha

Ada yang bilang kalo nulis lewat email itu lebih romantis kaya surat cinta katanya
kalo aku menuliskannya disini lalu akan kau sebut seperti apa
terimakasih tidak memilih menjauhiku, terimakasih masih bertahan dan maaf masih tangis luka yang kuberikan bukannya tangis kebahagiaan, tapi sepertinya di hari ini aku ingin membuatmu bahagia haha semoga saja yaa

hay kamu..
selamat ulang tahun 
selamat datang diumur yang penuh plus plusnya hahaha
semoga kebahagiaan selalu menyertaimu
lancar skripsinya, jangan pusing pusing ntar dosennya aku lenyapin
sehat terus ya soalnya aku nya jauh ga bisa nemenin
kamu menginginkan doa seperti apa?
biar aku yang mengaminkan 
emm mau nulis apa lagi yaa, maaf ya aku tidak bisa menjadi puitis kalo ga lagi galau haha
pokoknya bahagia terus yaa dengan siapapun kamu nanti





 your bae, 
alnv

Baca selengkapnya

Rabu, 10 April 2019

Junjou U-19 (Kesucian Hati Hingga Umur 19 Tahun)


Lirik JKT48 Junjou U-19 (Kesucian Hati Hingga Umur 19 Tahun)

Sepulang sekolah kau mengajak diriku pergi
Malam ini juga kau bawa ke rumahku
Keluarga di rumah kini sedang berlibur
Berduaan saja tak terbatas jam malam

Ah ku jadi terpikir kapankah momen itu datang
Meski perempuan manapun
Menginginkan hal itu

Akan ku jaga kesucian hati hingga 19 tahun
Kesombonganmu takkan buatku terkunci
Aku telah menetapkannya
Suatu saat diriku ini kan jadi dewasa
Karna biarkan ku pakai tanah besi itu

Tidak ada masalah itu sebuah jebakan klise
Kakak perempuan yang mengatakannya
Rasa lezatnya cinta
Sensasi yang terasa pedas
Rasa penasaran tak tertahankan
Ya jangan pasang wajah yang cemburut seperti begitu
Anak laelaki itu harus bisa lebih bersabar

Ingin kurawat kesucian hati hingga 19 tahun
Ku tak ingin terbawa oleh arus terhanyut
Karena perkataan manismu
Hanya dirimu yang aku kucintai orang yang berharga
Sampai umur berapa terpisah saling memahami

Akan ku jaga kesucian hati hingga 19 tahun
Kesombonganmu takkan buatku terkunci
Aku telah menetapkannya
Suatu saat diriku ini kan jadi dewasa
Karna biarkan ku pakai tanah besi itu
Baca selengkapnya

Sabtu, 16 Maret 2019

Tsugi No Season ( Musim Yang Selanjutnya )

Lirik Lagu JKT48 - Tsugi no Season
Indonesian Tittle: Musim yang Selanjutnya
(JKT48 21th Single - Coupling Song)

Original Lyric: Yasushi Akimoto
Indonesian Lyric: dentsuXentertainment
Composer: Fujita Masanobu
Arranger: Ikuta Machine



LYRICS

Angin musim gugur meniup dahan pohon
Selembar daun pun terjatuh
Ku melihat punggungnya yang sedang menari
Dengan lembut dan indahnya

Kita yang ditinggalkannya
Di tempat kita beradaSuatu saat kita pergi
ke masa depan

Berapa banyak lagi mimpi yang kan kulihat
Kami adalah sang generasi penerus
Siap menguras keringat
Agar tidak menyesal

Berapa banyak lagi mimpi yang kan kulihat
Semangat ini ku simpan di dalam hati
Ayo teman-teman semua
Kita kejar musim yang berkilau

Jika musim dingin yang panjang berakhir
Sinar mentari terasa nikmat
Mimpi yang kita lihat pun seakan akan
Bagai tunas yang mulai tumbuh

Hari itu kakak kelas
Berhasil membuatnya mekar
Bagaikan bunga berikutnya
Kini giliranku

Jangan buru-buru memulai perjalanan
Di dahan berikutnya tunas baru menunggu
Musim dan kesempatanmu
Akan terus datang dan pergi

Jangan buru-buru memulai perjalanan
Sambil membanggakan hidup yang kujalani
Estafet generasi yang terus berjalan
Ayo lanjutkan!

Berapa banyak lagi mimpi yang kan kulihat
Kami adalah sang generasi penerus
Siap menguras keringat
Agar tidak menyesal

Berapa banyak lagi mimpi yang kan kulihat
Semangat ini ku simpan di dalam hati
Ayo teman-teman semua
Kita kejar musim yang berkilau

Setelah kita berjuang
Kan meluas di langit biru
Baca selengkapnya