Entah sudah berapa lama saat itu berlalu
Aku tak ingat lagi, dan tak ingin mengingatnya lagi
Entah dimana dan apa kabar nya saat ini
Aku tak pernah tahu, dan aku tak mencari tahu
Tapi aku rindu, apakah rindu itu salah?
Tapi aku mengingatnya selalu, apa itu salah?
Entahlah aku tak ingin tahu...
Hanya rasa rindu yang ada
Dan rindu itu akan perlahan hilang
Dengan doa - doa yang berkumandang
Kujadikan rindu awal setiap doa untuk nya
Tanpa harus tahu apakah yang di rindu tahu
Biarlah rindu itu menjadi rindu yang hanya ada dalam hati
Agar rindu itu tidak menjadi rindu yang salah
aku ingin menemuimu. Menanyakan tentang kabarmu dan kegiatan apa yang kau lakukan hari ini dan setiap harinya. Aku ingin menemuimu.
Saat kita sama-sama tidak saling mengenal tapi aku ingin mengetahui segala hal tentangmu. Saat kita untuk pertama kalinya bertatap dan ragu untuk menyapa
entah darimana, bagaimana caranya, dan siapa yang akan mulai menyapa. Aku ingin menemuimu. Saat kita belum diizinkan untuk bertemu. Seperti mendiamkan takdir tapi kenyataannya kita telah saling banyak berbicara dalam doa kita masing-masing agar Allah mempertemukan kita secepatnya. Kita telah sama-sama berikhtiar setiap harinya. Semoga ada waktu yang berpihak pada kita.
Aku berharap kita telah menyelesaikan keegoan kita masing-masing saat pertemuan kita nanti.
Aku menyerah, lantas apa cara untuk tidak merindu, selain menemuimu? Jika tidak ada, biarkanlah aku menderita dalam keindahan.
Teruntukmu yang kuingini tanpa mengingini aku kembali
Aku rindu padamu
Iya, kamu..
Yang selalu membuat aku kaku
Iya, kamu...
Yang selalu memenuhi ruang rinduku
Bagikan
SALAHKAH MERINDUKANMU ?
4/
5
Oleh
aalnov
