Aku pernah sedemikian terpuruk sampai berusaha mengusir lukanya dengan bekerja sampai malam, jalan-jalan, dan banyak hal lain yang kamu pasti tahu itu. Sampai aku tak ingin makan.yah aku memang belum makan nasi beberapa hari terakhir dan membiarkan tubuh ini sakit.jadi tidak hanya sakit dihatiku.sampai kapan?“Sampai aku bisa untuk tidak merindukannya lagi.”
Dari aku bangun sampai aku tidur lagi, kamu terlalu sering melintas tiba-tiba. Berharap dan menunggu, siapa tahu kamu menyadari kesalahanmu dan kembali kepadaku. Tetapi apa pedulimu? Kamu sudah bahagia di sana, lalu dengan orang yang pernah bersamamu pun kamu lupa.
Sering juga ada banyak hal yang ingin aku bicarakan, banyak pertanyaan kenapa yang ingin aku teriakkan, tetapi aku terlalu takut mengatakannya karena khawatir kamu tidak mau mendengar?
Pernah tidak kamu merasakan betapa kamu ingin bertahan, tetapi dalam hati kecilmu sendiri sudah tahu bahwa itu tidak ada gunanya karena kamu yakin orang yang dipertahankan tidak akan datang? Kamu menunggu meski tahu itu tidak ada gunanya karena kamu sendiri pun tahu kalau yang kamu cintai sudah tidak lagi mencintaimu?
Bagikan
SAMPAI AKU BISA UNTUK TIDAK MERINDUKANNYA
4/
5
Oleh
aalnov
