Minggu, 10 Januari 2016

WAKTU ITU

Ingin rasanya kumenagis akan tetapi entahlah kini air mataku tak dapat kuselesaikan dengan mengeluarkannya.Mungkin karna aku telah terlalu sering menangisimu.Mungkin karna aku telah terbiasa mendapat luka.Hari itu aku masih sangat mengingatnya betapa sakit aku rasakan tapi kenapa air mataku tak kunjung mengalir untuk melegakan hati ini?

Sesak rasanya semua beban tertahan dalam hati.aku mencoba mempertahankan tapi apalah daya jika engkau memang kau sudah berniat untuk pergi dan aku hanya bisa melepaskan tanpa mengucap kata putus.13 bulan lamanya waktu yang cukup lama untuk berpacaran seusiaku. Entah kapan aku bisa melupakannya entah kapan rasa ini akan cepat hilang.Tak ada arah tujuan dalam hidupku saat ini untuk saat ini aku hanya berpikir bagaimana aku bisa berahan tanpa ada sosok dirimu lagi yang menemani.Sungguh aku menyayangimu tapi biarlah rasa itu ku tutup dengan benci.menulis beberapa kalimat ini pun aku tak bisa mengeluarkan tangis semua hanya tertahan di dada .ijinkan aku menyangimu walaupun kau tak harus tau .ijinkan aku untuk menjaga walau dari kejauhan. Ijinkan aku tuk selalu menyimpanmu didalam hati,hati yang penuh perasaan yang kusembunyikan dalam dalam dan kututup rapat.Jujur sungguh aku tak bisa membenci dirimu sampai saat ini.
Tiga hari berlalu sungguh waktu yang lama untukku memendam semua rasa ini seperti tercekik karna merindukanmu setiap saat.Malam itu suatu malam setelah 3 hari kau memutuskan untuk putus.Dimana aku baru bisa mengeluarkan air mataku untukmu sangat sakit terasa sekali dihati.seperti luka yang sengaja disiram.Aku masih menantimu untuk kembali.kembalilah jika kau memang tak mau pergi.

Bagikan

Jangan lewatkan

WAKTU ITU
4/ 5
Oleh